Qatar Peringatkan Negara-negara di Dunia: Setop Isolasi Taliban

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Kamis, 02 September 2021 | 12:24 WIB
Qatar Peringatkan Negara-negara di Dunia: Setop Isolasi Taliban
Bendera Qatar berkibar. (Shutterstock)

Suara.com - Qatar memperingatkan negara-negara lain untuk berhenti mengisolasi Taliban dan mulai membantu mengatasi masalah sosial ekonomi di Afghanistan.

Menyadur Al Jazeera Kamis (2/9/2021) Menteri Luar Negeri Qatar memperingatkan jika negara di dunia terus mengisolasi Taliban, maka dapat menyebabkan ketidakstabilan terus menerus.

"Jika kita mulai memberikan syarat dan menghentikan hubungan ini, kita akan meninggalkan kekosongan, dan pertanyaannya adalah, siapa yang akan mengisi kekosongan ini?," kata Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani.

Sheikh Mohammed mengatakan hal tersebut di Doha pada hari Selasa (31/8/2021), di samping Menteri Luar Negeri Jerman Heiko Maas.

Qatar menjadi salah satu negara yang menjadi lawan bicara utama Taliban sejak menjadi markas utama kelompok tersebut pada 2013.

Belum ada negara yang mengakui Taliban sebagai pemerintah Afghanistan setelah mereka merebut Kabul pada 15 Agustus.

Banyak negara Barat mendesak Taliban untuk membentuk pemerintahan yang inklusif dan menghormati hak asasi manusia.

"Kami percaya bahwa tanpa keterlibatan kami tidak dapat mencapai … kemajuan nyata di bidang keamanan atau di bidang sosial ekonomi," jelas Sheikh Mohammed.

Sheikh Mohammed juga menambahkan bahwa mengakui Taliban sebagai pemerintah Afghanistan saat ini bukanlah prioritas utama.

"Adalah peran kami untuk selalu mendesak mereka (Taliban) untuk membentuk pemerintahan yang mencakup semua pihak dan tidak mengecualikan pihak mana pun," ujar Sheikh Mohammed.

"Selama pembicaraan kami dengan Taliban, tidak ada tanggapan positif atau negatif," jelas Sheikh Mohammed, mengacu pada pembicaraan baru-baru ini antara Qatar dan penguasa baru Afghanistan.

Taliban merayakan kepergian militer AS pada Selasa (31/8/2021). Para pejuang dilaporkan menembakkan senapan ke arah udara ketika pesawat terakhir AS lepas landas dari Kabul.

Taliban juga langsung menguasai bandara internasional Hamid Karzai sehari seusai pesawat terakhir AS meninggalkan Kabul.

Tim teknis dari Qatar yang terbang menggunakan Qatar Airways mendarat pada Rabu (1/9/2021). Mereka akan membantu maskapai Afghanistan dan bandara agar kembali beroperasi.

Seorang pejabat di Qatar yang tidak ingin disebutkan identitasnya menjelaskan bahwa tim tersebut dikirim ke Kabul atas permintaan Taliban.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Belasan Anjing Berkeliaran di Bandara Kabul, Diduga Ditinggalkan Militer AS

Belasan Anjing Berkeliaran di Bandara Kabul, Diduga Ditinggalkan Militer AS

News | Kamis, 02 September 2021 | 10:30 WIB

Pasukan AS Pergi dari Afghanistan, Pertempuran Hebat Pecah di Lembah Panjshir

Pasukan AS Pergi dari Afghanistan, Pertempuran Hebat Pecah di Lembah Panjshir

News | Kamis, 02 September 2021 | 08:42 WIB

Seusai Pasukan Asing Hengkang, Taliban Gelar Parade Kendaraan Militer AS

Seusai Pasukan Asing Hengkang, Taliban Gelar Parade Kendaraan Militer AS

News | Kamis, 02 September 2021 | 08:18 WIB

Terkini

Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia

Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:47 WIB

Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma

Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:13 WIB

Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi

Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:19 WIB

Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas

Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:33 WIB

Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo

Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:23 WIB

PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah

PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:05 WIB

Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor

Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 17:35 WIB

Idrus Marham: Kebijakan Prabowo Sudah Baik, Tapi Harus Dijelaskan kepada Rakat

Idrus Marham: Kebijakan Prabowo Sudah Baik, Tapi Harus Dijelaskan kepada Rakat

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:24 WIB

Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja

Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:15 WIB

Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura

Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:04 WIB